Posted on

FIFA

capek saya tiap minggu dapet tugas softskill terus. bukan apa-apa, masalahnya saya ini lagi kena gejala typhus ditambah lagi tekanan darah saya rendah, makin susah aja ngerjainnya.

terpaksa demi TUGAS, saya melanggar prinsip saya yaitu 100% NO COPY-PASTE! ternyata prinsip saya goyah demi nilai softskill yang kalo ga A,B, atau E (kalau ga salah sih gitu ya)

catatan sedikit: saya copas gambar, akronimnya FIFA, sama keterangan english nya aja loh ya, sisanya alhamdulillah tulisan sendiri.

***

CONTOH ORGANISASI: FIFA (Fédération Internationale de Football Association)

LANGSUNG SAJA

tujuan/misi dari FIFA?

“FIFA’s main objective in creating the Grassroots programme is to bring as many people as possible into the game, because football is a school of life.”
FIFA President Joseph S. Blatter

konsepnya apa nih?

The Grassroots programme is aimed at boys and girls between the ages of six and 12 and can be set up in schools, local communities and clubs.

Grassroots football is:

  • Open to everyone.
  • A game that can be played anywhere and by anyone – there are no barriers.
  • Easy to play, exciting and rewarding.
  • A fair-play game.

trus maksud dari dibuatnya program “akar rumput” itu apa dong?

The main goal of the Grassroots initiative is to get as many people as possible involved in the game, instil human values and, above all, to bring enjoyment to youngsters simply by letting them take part.

Its focus is the players themselves. And while football is the most popular and widely played sport in the world, there is no reason why we should not continue to encourage young boys and girls to take up the game.

Grassroots football must also be inclusive and embrace the many different communities, cultures and organisations it encounters around the world.

Grassroots football offers fun and enjoyment. It can also be played at schools and clubs and provides young players with regular training and matches.

Football is the main source of pleasure for many children around the world and offers them a means of making friends and expressing themselves.

The Grassroots initiative puts the focus on playing the game, and the basic philosophy behind it is that there is no better teacher than sport.

saya harap para pembaca paham bahasa inggris ya, meskipun nggak jago2 amat, tapi paling tidak ngerti vocab nya aja deh ya😛

jadi, garis besar yang bisa saya tarik disini adalah, tujuan FIFA itu untuk membangun “grassroot” program yang  (lagi-lagi) tujuannya untuk menarik orang sebanyak-banyaknya untuk bermain sepak bola.

tidak ada batasan dalam program ini, laki-lalo perempuan segala usia boleh gabung. tapi program ini mencari sasaran khususnya anak2 muda antara 6 hingga 12 tahun agar bisa dibina, diajarkan permainan sepak bola yang menarik, bersih (fair-play gitu) menyenangkan, dan bisa dimainkan oleh siapa saja dimana saja (asal jangan di dalem mesjid aja)

poin penting:

  • Grassroots football must also be inclusive and embrace the many different communities, cultures and organisations it encounters around the world.

mantap. sepakbola khususnya dalam tulisan ini, program grassroot, harus bisa menyatukan berbagai komunitas, budaya dan organisasi yang berbeda di seluruh dunia. indahnya olahraga..

  •  Grassroots football offers fun and enjoyment. It can also be played at schools and clubs and provides young players with regular training and matches.

sepakbola  khususnya dalam tulisan ini, program grassroot, menawarkan kesenangan dan keasyikan :hammer: bisa dimainkan di sekolah, juga club dengan latihan dan pertandingan spare yang teratur. menyenangkan ya..

  • Football is the main source of pleasure for many children around the world and offers them a means of making friends and expressing themselves.

sepak bola khususnya dalam tulisan ini, program grassroot, merupakan sumber kepuasan bagi banyak anak-anak di dunia yang menawarkan arti sesungguhnya dari persahabatan dan mengekspresikan dirinya, tentu saja,, melalui sepak bola..

*******

menurut analisis saya, tentunya, tujuan atau misi dari organisasi ini sudah tepat berada pada jalurnya. bisa dilihat sekarang liga paling panas di dunia, Barclay’s Premier League yang berada dibawah naungan FIFA, terus berkembang dengan pesat bersama pemain-pemain mudanya. setiap team divisi 1 di eropa sana kerap mengikuti peraturan FIFA dan pastinya menerapkan program grassroot ini, yang kalo di translate ke indonesian jadi akar rumput, dimana kata rumput yang kecil, masih hijau dan segar itu layaknya anak-anak usia 6 hingga 12 tahun yang dibina dari bawah (akar) hingga tumbuh kembang dia. misi sudah terwujud, tinggal konsistensi dari FIFA dan team-team yang mengikuti aturannya yang bisa menentukan jalan-tidaknya program ini di masa depan.

sedikit kekurangan FIFA, adalah bahwa belum semua negara bisa menikmati program ini secara menyeluruh. entah siapa yang mempersulit, namun selayaknya organisasi besar harus bisa menerapkan objective ini ke seluruh negara dengan sistematis dan menyeluruh.

kotroversi yang ditangani FIFA juga kadang kurang memuaskan dan cenderung berat sebelah. wew orang luar negri bisa kepancing sogokan uang juga ternyata😛

sumber english dicomt dari: fifa.com

About aryasulistyo!

I tend to write to kill my spare-time.

4 responses to “FIFA

  1. PIPA= pederation international pootball association

  2. andiny

    kawan, karena kita sudah mulai memasuki mata kuliah softskill akan lebih baik jika blog ini disisipkan link Universitas Gunadarma yaitu http://www.gunadarma.ac.id yang merupakan identitas kita sebagai mahasiswa di Universitas Gunadarma juga sebagai salah satu kriteria penilaian mata kuliah soft skill.. terima kasih🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s